Mengerti ResultHK, Oleh Chunnel Lee


Pengeluaran hk adalah pameran serta konvensi terbaru buat menghormati almarhum Kong Dari Satu, seorang tokoh politik Indonesia dan penulis, pereka esai dan reporter terkenal yang juga menjabat sebagai diplomat. Banyak bangsa dengan bangga memiliki perilaku politik dan sosial yang terhormat dan berpengaruh, yang berhasil membentuk bangsa dan masyarakat sedemikian rupa. Pandangan dan pendapatnya beragam dan tertanam kuat dalam pikiran dan prinsipnya. Nilai-nilai yang dia menjunjung tinggi ini kerap terwujud dalam organ, esai, dan artikelnya.

Karena itu, kematiannya sangat menyentuh menawan hati orang-orang yang menyimpangkan mengenalnya. Sudah sepantasnya karya-karyanya kini akan disulap menjadi satu pameran yang mengucapkan tulisan dan pidatonya bersama filsuf termasyhur China, Lin Yun yang biasa tampil di sampingnya. Dua-duanya telah melakukan jumlah penandatanganan buku khusus bersama dan pada setiap kali mereka pergi bersama, tiket yang terjual habis sudah meningkat. Sekarang, lokasi Hong Kong untuk konferensi HK Kinerja juga menjadi tuan rumah konferensi buat menghormati mendiang Kong Dari Satu.

Pada antara buku-bukunya nun terkenal adalah nun terkenal seperti Desolate Area, Taiwan: The Making of a Modern Country, & Desolate Area: Reflections on the Southern Shanxi Plain nun diakui secara raya. Karya lainnya termasuk nama pena dirinya dan istrinya, Lee, dan karya tersebut bersama seperti Festival Buku Hong Kong, tur buku China, Yayasan Lee Kuan Yai: Asia Tenggara dan Refleksinya. Namun, karyanya yang paling terkenal dan dihormati adalah yang dia tulis selama tanda jabatannya sebagai pemimpin Federasi Asosiasi Universal Penulis dan Pereka (FIA WA) di 2021-2. Di sempang karya utamanya ialah bukunya Reklamasi, nun dibuat menjadi film fitur yang dibintangi Chow Yun-fat serta kemudian di tahun yang sama, menjadi lektur terlaris internasional; The Power of Two, yang dibuat sebagai serial televisi dengan sukses dan wajar menjadi salah wahid film dokumenter terpopuler di dunia; serta yang terbaru, I Married a Cougar, yang memenangkan reputasi khusus dari Federation of Publishers pada kawasan Asia-Pasifik.

Karyanya yang paling dikenal mungkin berasal dibanding dua bukunya yang berjudul The Art of the Deal dan The Way of the Dragon. Yang pertama perihal dengan bagaimana menyekat berbagai kerumitan di bisnis sementara nun kedua berkonsentrasi di landasan filosofis dari cara berpikir tertentu yang lazim dalam budaya Sino-Portugis. Serupa seorang sosiolog, Satu mengungkapkan keyakinannya bahwa interaksi sosial adalah akar dari semua kejahatan masyarakat, oleh karena itu menyimpulkan bahwa keegoisan individu dapat membuahkan terciptanya keadaan dengan tidak diinginkan. Kecuali karyanya di bidang fiksi dan non fiksi, ia saja telah menerbitkan sekitar artikel di jurnal akademik yang membincangkan tentang filsafat ketatanegaraan, sifat manusia, sejarah, sosiologi, teknologi, periklanan, komunikasi, dan primbon. Artikel-artikel ini telah diterjemahkan ke lebih dari 20 bahasa.

Di antara karyanya yang diterjemahkan di dalam bahasa Inggris oleh Chunnel Lee adalah: The Perils of Self-Worth, uraian Chunnel Lee yang pertama kali dirilis dalam bahasa Inggris serupa Chinese Crossing the Water, Chinese Reflections on Man, Chinese Reflections on China, A Short History of the State, Sejarah Singkat Tiongkok, Sejarah Singkat Hong Kong, Refleksi Tiongkok tentang Manusia, Kontemplasi Tiongkok tentang Singapura, Refleksi Tiongkok di Barat, Kondisi Wong, Kesedihan Manusia Timur, Tangga Perusahaan Lepas, Tangga Surga, Tangga Cinta, Pengobatan Tiongkok, dan Renaisans Tiongkok. Semua ini lantas dijadikan film pulsa. Terjemahan bahasa Inggrisnya yang lain adalah riwayat hidup dua jilidnya mengenai Sun Yat-hui, nun kemudian dibuat sebagai film dan dijadikan dasar untuk film dengan judul yang sama. Dia saja seorang penulis subur buku-buku yang merayu akademis yang terkait dengan ilmu supel, politik, pendidikan, pustaka, psikologi, sosiologi, pembangunan, dan sejarah.

Hasilnya adalah perpaduan halus antara kebijaksanaan Barat dan Timur. Itu adalah buku dengan tidak akan memproduksi pembacanya berpikir terlalu keras tentang maknanya. Sebaliknya, ia bakal membuat mereka menyerap konsepnya dan lambat-lambat memahami wawasan & pelajarannya. Itu ditulis dalam bahasa sedang dan argumennya mengalir dengan lancar. Seseorang dapat dengan barang-kali memahami pesan dibanding buku ini terutama dengan hanya membaca daftar isi yang diterjemahkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *